Sabtu, 09 Januari 2016

Menbuat program nasabah VB 6

Menbuat program nasabah VB 6

disini kita akan membuat contoh program nasabah yang simple.ini hanya contoh saja ,karena kita belajar dari sesuatu hal yang terkecil.. hehe

pertama-tama buka microsoft visual studio 6 -> pilih standard AXE di new project .
kemudian buat label sebanyak 6,textbox sebanyak 3, 1 optionbutton copy menjadi 2, 1 combobbox, 1 checkbox copy menjadi 3, dan commandbutton sebanyak 2
letakan object tersebut di form sesuai dengan gambar 1
gambar 1
ganti properties nya :



jika sudah silahkan kalian double click command1, dan ketik kode nya:


Private Sub Command1_Click()
Dim data As String
Dim i As Integer
Dim a As Integer
data = "No Rekening : " & Text1.Text & Chr(13)
data = data & "Nama Nasabah : " & Text2.Text & Chr(13)
data = data & "Alamat : " & Text3.Text & Chr(13)
For i = 0 To 1
    If Option1(i).Value = True Then
    data = data & "Status : " & Option1(i).Caption & Chr(13)
    End If
    Next
data = data & "Jenis Rekening : " & Combo1.Text & Chr(13)
data = data & "Cabang : "
For a = 0 To 2
    If Check1(a).Value = vbChecked Then
    data = data & Check1(a).Caption & " "
    End If
    Next
    'www.alimahmud23.co.cc
MsgBox data, , "Data Nasabah"
pesan = MsgBox("Apakah data ingin ditampilkan lagi??", vbOKCancel, "Keluar")
If pesan = vbOK Then
Form1.Show
Else
End
End If
End Sub

double click di command2 ,ketik kodenya:
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Option1(1).Value = False
Combo1.Text = ""
Text1.SetFocus
End Sub
jika sudah silahkan kalian run program nya:
dan seperti ini lah output nya:












disini kita akan membuat contoh program nasabah yang simple.ini hanya contoh saja ,karena kita belajar dari sesuatu hal yang terkecil.. hehe

pertama-tama buka microsoft visual studio 6 -> pilih standard AXE di new project .
kemudian buat label sebanyak 6,textbox sebanyak 3, 1 optionbutton copy menjadi 2, 1 combobbox, 1 checkbox copy menjadi 3, dan commandbutton sebanyak 2
letakan object tersebut di form sesuai dengan gambar 1
gambar 1
ganti properties nya :



jika sudah silahkan kalian double click command1, dan ketik kode nya:


Private Sub Command1_Click()
Dim data As String
Dim i As Integer
Dim a As Integer
data = "No Rekening : " & Text1.Text & Chr(13)
data = data & "Nama Nasabah : " & Text2.Text & Chr(13)
data = data & "Alamat : " & Text3.Text & Chr(13)
For i = 0 To 1
    If Option1(i).Value = True Then
    data = data & "Status : " & Option1(i).Caption & Chr(13)
    End If
    Next
data = data & "Jenis Rekening : " & Combo1.Text & Chr(13)
data = data & "Cabang : "
For a = 0 To 2
    If Check1(a).Value = vbChecked Then
    data = data & Check1(a).Caption & " "
    End If
    Next
    'www.alimahmud23.co.cc
MsgBox data, , "Data Nasabah"
pesan = MsgBox("Apakah data ingin ditampilkan lagi??", vbOKCancel, "Keluar")
If pesan = vbOK Then
Form1.Show
Else
End
End If
End Sub

double click di command2 ,ketik kodenya:
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Option1(1).Value = False
Combo1.Text = ""
Text1.SetFocus
End Sub
jika sudah silahkan kalian run program nya:
dan seperti ini lah output nya:












Latihan Listview Perhitungan Penjualan Barang pada Visual Basic

Latihan Listview Perhitungan Penjualan Barang pada Visual Basic

Latihan  Listview perhitungan Penjualan Barang

Desain Form,


Public Class Form1



    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        buattabel()
        kodebrg.Items.Add("MS01")
        kodebrg.Items.Add("MS02")
        kodebrg.Items.Add("MS03")
        kodebrg.Items.Add("ID01")
        kodebrg.Items.Add("ID02")
        kodebrg.Items.Add("ID03")
        kodebrg.Items.Add("SP01")
        kodebrg.Items.Add("SP02")
        kodebrg.Items.Add("SP03")
    End Sub
    Sub isitabel()
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = kodebrg.Text
        lst.SubItems.Add(namabrg.Text)
        lst.SubItems.Add(merk.Text)
        lst.SubItems.Add(harga.Text)
        lst.SubItems.Add(jbeli.Text)
        lst.SubItems.Add(diskon.Text)
        lst.SubItems.Add(tharga.Text)
        LV.Items.Add(lst)
    End Sub
    Sub buattabel()
        LV.Columns.Add("Kode barang", 50, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Nama barang", 100, HorizontalAlignment.Left)
        LV.Columns.Add("Merk", 80, HorizontalAlignment.Right)
        LV.Columns.Add("Harga", 50, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Jumlah Beli", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV.Columns.Add("Diskon", 80, HorizontalAlignment.Right)
        LV.Columns.Add("Total Harga", 80, HorizontalAlignment.Right)
        LV.GridLines = True
        LV.View = View.Details
        LV.FullRowSelect = True
    End Sub
    Private Sub kodebrg_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles kodebrg.SelectedIndexChanged
        Dim x As String
        x = Microsoft.VisualBasic.Left(kodebrg.Text, 2)
        If x = "MS" Then
            merk.Text = "Mie Sedaap!"
        ElseIf x = "ID" Then
            merk.Text = "Indomie"
        ElseIf x = "SP" Then
            merk.Text = "Supermie"
        End If
        Dim k As String
        k = Microsoft.VisualBasic.Right(kodebrg.Text, 2)
        If k = "01" Then
            namabrg.Text = "Rasa Soto"
        ElseIf k = "02" Then
            namabrg.Text = "Rasa Kari Ayam"
        ElseIf k = "03" Then
            namabrg.Text = "Rasa Ayam Bawang"

        End If

        If kodebrg.Text = "MS01" Then
            harga.Text = "45000"
        ElseIf kodebrg.Text = "MS02" Then
            harga.Text = "65000"
        ElseIf kodebrg.Text = "MS03" Then
            harga.Text = "87000"
        ElseIf kodebrg.Text = "ID01" Then
            harga.Text = "63000"
        ElseIf kodebrg.Text = "ID02" Then
            harga.Text = "70000"
        ElseIf kodebrg.Text = "ID03" Then
            harga.Text = "48000"
        ElseIf kodebrg.Text = "SP01" Then
            harga.Text = "56000"
        ElseIf kodebrg.Text = "SP02" Then
            harga.Text = "52000"
        ElseIf kodebrg.Text = "SP03" Then
            harga.Text = "63000"
        End If
    End Sub
    Private Sub btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapus.Click
        LV.Items.Clear()
    End Sub

    Private Sub btnkeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnkeluar.Click
        Close()
    End Sub

    Private Sub btnsimpan_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnsimpan.Click
        isitabel()
        kodebrg.Text = ""
        namabrg.Text = ""
        merk.Text = ""
        harga.Text = ""
        jbeli.Text = ""
        diskon.Text = ""
        tharga.Text = ""
    End Sub

    Private Sub btnproses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnproses.Click

        diskon.Text = 5 / 100 * harga.Text
        tharga.Text = harga.Text * jbeli.Text - diskon.Text
    End Sub
End Class
Berikut adalah hasilnya

Contoh Diagram ERD Sistem Informasi Penjualan Barang Online

Contoh Diagram ERD Sistem Informasi Penjualan Barang Online

Contoh Diagram ERD Sistem Informasi Penjualan Barang Online. Sistem informasi penjualan barang baik secara online maupun offline menggunakan alur diagram yang sering disebut dengan istilah ERD. Diagram ERD penjualan berguna untuk memasikan alur proses yang terjadi pada sebuah sistem penjualan. Beberapa contoh sistem penjualan banyak sekali, misal penjualan barang bekas, penjualan makanan, penjualan jasa, penjualan produk fisik dan yang lainya.
ERD penjualan adalah sebuah alat atau bentuk dari analisa sebuah rangkaian database yang digunakan untuk membuat aplikasi sistem penjualan. ERD sistem penjualan dapat dibuat dengan cara menganalisis kinerja proses yang terjadi di dalam sistem.

Contoh ERD sistem penjualan Barang Online

Untuk mencari tutorial ini beberapa teman saya biasanya cukup menemukan artikel sharing ini dengan beberapa kata kunci yang ia ketikkan yaitu: erd penjualan barang, erd penjualan online, diagram erd penjualan, erd sistem penjualan, erd sistem informasi penjualan. Namun untuk semuanya intinya adalah sama yaitu erd sistem informasi penjualan. Berikut contoh erd yang dimaksud:
ERD sistem informasi penjualan barang
ERD sistem informasi penjualan barang

Penjelasan ERD sistem informasi penjualan

Pada diagram diatas terdapat beberapa bantuk dari erd, yaitu:
  1. Persegi panjang, adalah bagian dari sebuah database pada sistem informasi penjualan barang. 
  2. oval, adalah rangkaian field yang ada pada sebuah database.
  3. Garis, garis adalah penghubung antara tabel database dan proses yang terjadi.
Diagram diatas terdapat 4 tabel pada database yang terbentu. Ada tabel pengguna yang berfungsi untuk memanajemen pengguna sistem informasi penjualan barang. Kemudian  terdapat tabel produk. Tabel produk adalah tabel yang berisi tentang pengelolaan produk yang dijual. Pada kedua tabel tersebut data akan menjadi master untuk pengelolahan data berikutnya. Selanjutnya terdapat data pembeli, jadi jika pembeli didata dapat di manajemen menggunakan sistem ini. Misalnya pembeli tidak akan didata, tidak menjadi masalah, karena pada sistem ini akan di berikan 2 keterangan pembeli  yaitu pembeli dan nonpembeli. Selanjutnya ada tabel pembelian, tabel pembelian berguna untuk melakukan pengelolaan atau manajemen pembelian.
Dengan pengelolaan diaitas, analisa dan evaluasi sistem penjualan barang dapat dilakukan dengan mudah setiap jangka waktu tertentu atau perperiode. Dengan demikian pimpinan atau manajer dapat melihat hasil laporan akhir dari sistem informasi penjualan barang, baik online maupun offline.
Oke demikian sharing Contoh Diagram ERD Sistem Informasi Penjualan Barang Online semoga bermanfaat.
Berikut ini permintaan artikel, tutorial dan pertanyaan pada sistemphp.com yang berkaitan dengan judul di atas:
contoh erd penjualan. erd penjualan. contoh erd penjualan barang. contoh erd. erd penjualan barang. erd penjualan online. contoh erd penjualan online. contoh kasus erd penjualan. erd penjualan barang online. contoh erd penjualan buku. diagram erd penjualan. ERD sistem penjualan online. contoh diagram erd penjualan. erd penjualan buku. contoh erd penjualan barang online. contoh pembuatan erd penjualan. contoh erd toko buku. ERD sistem penjualan. contoh erd toko online. contoh erd barang. erd penjualan coffee. erd penjualan dan pembelian barang. ERD sistem penjualan barang. contoh ERD sistem penjualan online. erd program aplikasi penjualan.

Kriptografi dengan JAVA

Kriptografi dengan JAVA

Posted: januari 09 2016 Java Cryptography
Tags: , ,
4
Telah kita ketahui bahwa kriptografi banyak diimplementasikan pada kehidupan sehari – hari terutama pada era sekarang ini yang sudah serba digital. Banyak aplikasi – aplikasi yang sudah terintegrasi fitur kriptografi seperti pada aplikasi Skype, Thunderbird, Pidgin dll. Pada tulisan kali ini saya mengajak anda sekalian bagaimana mudahnya mengimplementasikan kriptografi untuk membuat aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Java menyediakan framework JCE dan JCA yang terdiri dari kelas – kelas dan interface untuk membuat aplikasi kriptografi seperti enkripsi, dekripsi, key generation, message diggest, pembuatan sertifikat digital dll. Kelas – kelas dan interface API ini dapat dilihat pada package java.security dan javax.crypto (klik documentation untuk lebih lengkap). Supaya lebih paham, langsung saja saya berikan contoh impelementasi algoritma AES 256 bit dengan menggunakan JCE dan JCA  :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
/**
 *
 * @author agha
 */
 
import sun.misc.*;
import javax.crypto.*;
import java.security.SecureRandom;
import javax.crypto.spec.SecretKeySpec;
 
public class AlgoritmaAES {
    static byte[] ciphertext, plaintext, ivBytes;
    public static String encrypt(SecretKeySpec key, String plaintext) throws Exception {
           byte[] pesan = plaintext.getBytes();
           Cipher cipher = Cipher.getInstance("AES");
           cipher.init(Cipher.ENCRYPT_MODE, key);
           ciphertext = cipher.doFinal(pesan);
           String sandi = new BASE64Encoder().encode(cipher text);
           return sandi;
    }
    public static String decrypt(SecretKeySpec key, String ciphertext) throws Exception {
           byte[] sandi = ciphertext.getBytes();
           Cipher cipher = Cipher.getInstance("AES");
           byte[] decodeCipher = new BASE64Decoder().decodeBuffer(cipher text);
           cipher.init(Cipher.DECRYPT_MODE, key);
           plaintext = cipher.doFinal(decodeCipher);
           String pesan = new String(plaintext);
           return pesan;
    }
    public static SecretKeySpec genKey(String key) throws Exception {
           byte[] input = key.getBytes();
           SecureRandom secureRandom = SecureRandom.getInstance("SHA1PRNG");
           KeyGenerator kgen = KeyGenerator.getInstance("AES");
           byte[] byteseed = new byte[256];
           secureRandom.setSeed(input);
           kgen.init(256, secureRandom);
           SecretKey kunci = kgen.generateKey();
           byte[] bytes = kunci.getEncoded();
           SecretKeySpec spec = new SecretKeySpec(bytes,"AES");
           return spec;
    }
    public static void main(String[] args) throws Exception {
           String pesan = "Serang kandang ayam jam 5 subuh";
           String kunci = "Indonesia";
           SecretKeySpec key = genKey(kunci);
           System.out.println("Kunci :"+kunci);
          //Enkripsi Pesan
           System.out.println("Plaintext :"+pesan);
           String cipher = encrypt(key,pesan);
           System.out.println("\nEncryption:"+cipher);
          //Dekripsi Pesan
           String plain = decrypt(key,cipher);
           System.out.println("\nDecryption :"+plain);
    }
}
Kelas diatas menggunakan 3 method yaitu encrypt, decrypt dan genKey. Pada method genKey saya menggunakan kelas SecureRandom untuk menggenerate random seed dengan input kunci dari user. Selanjutnya random seed tersebut menjadi parameter input untuk menggenerate kunci AES dengan panjang 256 bit seperti terlihat pada listing code dibawah ini.
1
2
3
...
kgen.init(256, secureRandom);
...
Selain JCE dan JCA, ada juga library bouncy castle yang disediakan untuk mendukung cryptography pada java. Tidak seperti JCE dan JCA yang sudah tersedia pada JDK, untuk menggunakan bouncy castle, kita harus install library secara manual ke JDK atau secara otomatis dengan menambahkan depedence melalui maven repository. Berikut ini langkah langkah instalasi Bouncy Castle secara manual.
  1. Download terlebih dahulu library bouncy castle di http://www.bouncycastle.org/latest_releases.html, lulu esktrak file yang telah di download
  2. Copy file bcprov-jdk16-14.jar (missal menggunakan jdk 1.6) ke directory jre/lib/ext.Jika menggunakan windows, make file harus dicopy untuk JDK dan JRE pada directory yang sama.
  3. Edit file java.security yang terdapat pada directory  jre/lib/security  dan tambahkan provider BC pada list provider seperti contoh dibawah ini. 
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    #
    # List of providers and their preference orders (see above):
    #
    security.provider.1=sun.security.provider.Sun
    security.provider.2=com.sun.net.ssl.internal.ssl.Provider
    security.provider.3=com.sun.rsajca.Provider
    security.provider.4=com.sun.crypto.provider.SunJCE
    security.provider.5=org.bouncycastle.jce.provider.BouncyCastleProvider
  4. Test apakah Bouncy Castle telah terinstall di JDK dengan listing code dibawah ini. Jika telah terinstall, maka outputnya adalah BC is Installed ”
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    import java.security.Security;
     
    /**
     * Basic class to confirm the Bouncy Castle provider is
     * installed.
     */
    public class SimpleProviderTest
    {
        public static void main(String[] args)
        {
            String providerName = "BC";
     
            if (Security.getProvider(providerName) == null)
            {
                System.out.println(providerName + " provider not installed");
            }
            else
            {
                System.out.println(providerName + " is installed.");
            }
        }
    }
Contoh algoritma AES diatas menggunakan provider JCE dan JCA yang dimiliki oleh JDK. Jika kita ingin menggunakan provider BC, maka tambahkan kode provider BC ketika menggunakan method getInstance pada kelas Cipher. Contohnya sebagai berikut
1
2
3
...
Cipher cipher = Cipher.getInstance("AES", "BC");
...
Sekian pengenalan coding kriptografi menggunakan Java

Program Visual Basic Pemakaian Listview Penggajian Karyawan

Program Visual Basic Pemakaian Listview Penggajian Karyawan

Pemakaian Listview pada visual basic 6.0 sangat membantu untuk meletakkan beberapa data ke dalam suatu tempat pada program sebelumnya sudah pernah di bahas tentang menggunakan listview pada visual basic 6.

Pada program berikut ini akan diulas kembali untuk kasus yang hampir sama yaitu penggajian karyawan.

Silahkan design form Program Visual Basic Pemakaian Listview Penggajian Karyawan berikut ini .



Untuk perintah ikutin instruksi berikut .

Paling atas Code Program ketikkan perintah berikut ini :
Dim lst As ListItem

Double click Combo NIK rubah event menjadi Click
Private Sub NIK_Click()
    Select Case NIK.Text
    Case "001": Nama.Text = "Oncom"
    Case "002": Nama.Text = "Udin"
    Case "003": Nama.Text = "Ujang"
    End Select
End Sub

Double click Combo Status rubah event menjadi Click
Private Sub Status_Click()
    Select Case Status.Text
    Case "Menikah": TunjKeluarga.Text = 0.15 * Gaji.Text
    Case "Tidak Menikah": TunjKeluarga.Text = 0
    End Select
    Total.Text = Val(Gaji.Text) + Val(TunjKeluarga.Text) - Val(Pajak.Text)
End Sub

Double Click Form 
Private Sub Form_Load()
    NIK.AddItem "001"
    NIK.AddItem "002"
    NIK.AddItem "003"
    Jabatan.AddItem "Mandor"
    Jabatan.AddItem "Kepala Bagian"
    Jabatan.AddItem "Staf"
    Status.AddItem "Menikah"
    Status.AddItem "Tidak Menikah"
    Call cmdBaru_Click
   
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "NIK", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Nama", 3000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Jabatan", 1500
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Gaji", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Status", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Tunj. Keluarga", 1500
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Pajak", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Total Gaji", 1500
    Listview1.GridLines = True
    Listview1.FullRowSelect = True
    Listview1.View = lvwReport
End Sub

Double Click Combo Jabatan rubah event menjadi Click
Private Sub Jabatan_Click()
    Select Case Jabatan.Text
    Case "Mandor": Gaji.Text = 1750000
    Case "Kepala Bagian": Gaji.Text = 2500000
    Case "Staf": Gaji.Text = 1250000
    End Select
    Pajak.Text = 0.15 * Gaji.Text
End Sub

Double Click Command Baru
Private Sub cmdBaru_Click()
    NIK.Text = ""
    Nama.Text = ""
    Status.Text = ""
    Jabatan.Text = ""
    Pajak.Text = ""
    Total.Text = ""
    Gaji.Text = ""
    TunjKeluarga.Text = ""
End Sub

Double Click Command Proses
Private Sub CmdProses_Click()
    Set lst = Listview1.ListItems.Add(, , NIK.Text)
    lst.SubItems(1) = Nama.Text
    lst.SubItems(2) = Jabatan.Text
    lst.SubItems(3) = Gaji.Text
    lst.SubItems(4) = Status.Text
    lst.SubItems(5) = TunjKeluarga.Text
    lst.SubItems(6) = Pajak.Text
    lst.SubItems(7) = Total.Text
    Call cmdBaru_Click
End Sub

Double Click Command Keluar
Private Sub CmdKeluar_Click()
    Unload Me
End Sub

Sehingga keseluruhan program dapat terlihat seperti berikut ini :

Dim lst As ListItem

Private Sub cmdBaru_Click()
    NIK.Text = ""
    Nama.Text = ""
    Status.Text = ""
    Jabatan.Text = ""
    Pajak.Text = ""
    Total.Text = ""
    Gaji.Text = ""
    TunjKeluarga.Text = ""
End Sub

Private Sub CmdKeluar_Click()
    Unload Me
End Sub

Private Sub CmdProses_Click()
    Set lst = Listview1.ListItems.Add(, , NIK.Text)
    lst.SubItems(1) = Nama.Text
    lst.SubItems(2) = Jabatan.Text
    lst.SubItems(3) = Gaji.Text
    lst.SubItems(4) = Status.Text
    lst.SubItems(5) = TunjKeluarga.Text
    lst.SubItems(6) = Pajak.Text
    lst.SubItems(7) = Total.Text
    Call cmdBaru_Click
End Sub

Private Sub Form_Load()
    NIK.AddItem "001"
    NIK.AddItem "002"
    NIK.AddItem "003"
    Jabatan.AddItem "Mandor"
    Jabatan.AddItem "Kepala Bagian"
    Jabatan.AddItem "Staf"
    Status.AddItem "Menikah"
    Status.AddItem "Tidak Menikah"
    Call cmdBaru_Click
   
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "NIK", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Nama", 3000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Jabatan", 1500
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Gaji", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Status", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Tunj. Keluarga", 1500
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Pajak", 1000
    Listview1.ColumnHeaders.Add , , "Total Gaji", 1500
    Listview1.GridLines = True
    Listview1.FullRowSelect = True
    Listview1.View = lvwReport
End Sub

Private Sub Jabatan_Click()
    Select Case Jabatan.Text
    Case "Mandor": Gaji.Text = 1750000
    Case "Kepala Bagian": Gaji.Text = 2500000
    Case "Staf": Gaji.Text = 1250000
    End Select
    Pajak.Text = 0.15 * Gaji.Text
End Sub

Private Sub NIK_Click()
    Select Case NIK.Text
    Case "001": Nama.Text = "Oncom"
    Case "002": Nama.Text = "Udin"
    Case "003": Nama.Text = "Ujang"
    End Select
End Sub

Private Sub Status_Click()
    Select Case Status.Text
    Case "Menikah": TunjKeluarga.Text = 0.15 * Gaji.Text
    Case "Tidak Menikah": TunjKeluarga.Text = 0
    End Select
    Total.Text = Val(Gaji.Text) + Val(TunjKeluarga.Text) - Val(Pajak.Text)
End Sub

Untuk menjalankan program silahkan Tekan F5. Sehingga hasil program seperti berikut ini.



Jumat, 08 Januari 2016

pengenalan html

Pengenalan HTML

Ketika Anda melihat sebuah halaman web dalam web browser, Anda lihat pada level paling sederhana, kata-kata. Kata-kata tersebut biasanya memiliki karakteristik gaya, seperti perbedaan ukuran huruf dan warna. Dalam beberapa kasus, di dalam sebuah halaman web juga menampilkan gambar-gambar atau mungkin video. Kadang juga terdapat formulir dimana kamu bisa memasukkan (atau mencari) informasi, atau merubah penampilan web sesuai dengan keinginan Anda. Kadang dalam sebuah halaman juga terdapat konten bergerak dan konten yang berubah sedangkan yang lainnya tidak.

Berbagai macam teknologi (seperti CSS, JavaScript, Flash, AJAX, JSON) dapat digunakan untuk mendefinisikan elemen dari sebuah halama web. Akan tetapi, pada level paling rendah, sebuah halaman web didefinisikan dengan menggunakan HTML (HyperText Markup Language). Tanpa HTML maka tidak akan ada halaman web.
Artikel ini berisi pengenalan terhadap HTML. Jika Anda penasaran akan apa yang terjadi dibalik layar browser Anda, maka artikel ini adalah tempat yang tepat untuk mulai mempelajarinya.

Sejarah singkat HTMLEdit

Di akhir tahun 1980an, Tim Berners-Lee bekerja sebagai seorang physicist di CERN (Sebuah Organisasi untuk research nuklir di eropa). Beliau merancang sebuah jalan bagi para scientis untuk berbagi dokumen melalui internet. Sebelum invensi ini, komunikasi melalui internet hanya terbatas pada dokumen teks biasa menggunakan beberapa teknologi seperti email,, FTP (File Transfer Protocol), dan Panel diskusi berbasis Usenet. Invensi dari HTML memanfaatkan model dan konten yang disimpan dalam server pusat yang dapat ditransfer dan ditampilkan pada workstation lokal melalui browser. Invensi ini menyederhanakan akses terhadap konten dan memungkinkan untuk menampilkan konten yang "kaya" (seperti  pemformatan teks yang mutakhir dan menampilkan gambar).

Apa itu HTML?Edit

HTML adalah bahasa untuk memarkup (memformat). HTML memberitahu Web Browser bagaimana cara menampilkan konten. HTML memisahkan "konten" (kata-kata, gambar, audio, video dan lainnya) dari "Penampilan" (Definisi dari tipe konten dan instruksi bagaimana tipe konten tersebut harus ditampilkan). HTML menggunakan beberapa elemen yang telah didefinisikan untuk mengidentifikasi tipe-tipe konten. Element-elemen memiliki satu atau lebih "tag" yang memiliki atau mengekspresikan konten. Tatag diawali dan diakhiri dengan  kurung siku, dan tag "penutup" (tag yang menandakan akhir dari konten) diawali dengan garis miring.
Sebagai contoh, elemen paragraf terdiri dari tag pembuka "<p>" dan tag penutup "</p>". Contoh berikit menampilkan sebuah paragraf yang terdapat dalam elemen paragraf HTML:
<p>My dog ate all the guacamole.</p>
Ketika konten tersebut ditampilkan dalam web browser, maka akan terlihat seperti berikut:
Browser menggunakan tag sebagai indikator bagaimana konten yang terdapat di dalam tag ditampilkan.
Elemen-element yang memiliki konten biasanya dapat memiliki elemen lainnya. Sebagai contoh, elemen empasis ("<em>") dapat disertakan di dalam elemen paragraf:
<p>My dog ate <em>all</em> the guacamole.</p>
Ketika ditampilkan, akan terlihat seperti:
Sebagian elemen tidak memiliki konten lainnya di dalamnya. Sebagai contoh, tag image ("<img>") secara sederhana menspesifikasikan nama file dari konten (sebuah gambar) sebagai sebuah atribut:
<img src="smileyface.jpg">
Seringkali sebuah garis miring dituliskan sebelum kurung tutup siku untuk mengindikasikan akhir dari tag. Hal ini bersifat opsional dalam HTML tapi harus dilakukan dalam XHTML (Yakni sebuah skema XML yang mengimplementasikan elemen-elemen HTML).
Sisa dari artikel ini menjelaskan lebih detail akan konsep yang telah diperkenalkan dalam bagian ini. Namun jika Anda ingin melihat aksi HTML, kunjungi Mozilla Thimble, Editor on-line interaktif yang mengajarkan anda bagaimana cara menulis markup HTML. Kunjungi juga  HTML Elements untuk daftar elemen-elemen yang tersedia beserta deskripsi penggunannya.

Elemen — dasar building blocksEdit

HTML terdiri dari sekumpulan elemen-elemen. Elemen-elemen mendefinisikan arti semantik dari content yang bersangkutan. Elemen-elemen mengikutsertakan saja yang terdapat di dalam tag elemen yang berkesesuaian, termasuk tag mereka sendiri. Sebagai contoh, elemen "<p>" mengindikasikan sebuah paragraf; elemen "<img>" mengindikasikan sebuah gambar (image). Buka halaman HTML Elements untuk daftar selengkapnya.
Sebagian elemen memiliki makna yang sangat tepat, seperti dalam "ini adalah image", "ini adalah judul" atau "ini adalah daftar tak berurut." yang lainnya tidaklah spesifik, "ini adalah bagian dari halaman" atau "ini adalah sebagian dari text." Pun elemen-elemen lainnya digunakan untuk alasan teknis, seperti "bagian ini mengidentifikasi informasi untuk halaman yang tidak boleh ditampilkan." Bagaimanapun juga, dalam satu cara atau seluruh elemen-elemenn HTML lainnya memiliki nilai semantik.
Sebagian besar elemen dapat menampung elemen lainnya, membentuk sebuah struktur hierarki. Sebuah halaman web sederhana tapi sempurna akan terlihat seperti berikut:
<html>
  <body>

    <p>My dog ate all the guacamole.</p>

  </body>
</html>
Seperti yang anda lihat, elemen <html> menampung dokumen di dalamnya, dan elemen <body> menampung konten dari halaman web. Struktur ini sering diibaratkan sebagai pohon yang memiliki cabang-cabang (dalam kasus ini elemen <body> dan <p>) yang tumbuh dari batang (<html>). Struktur Hierarki ini disebut dengan DOM: Document Object Model.

TagEdit

Dokumen HTML ditulis dalam teks biasa, bisa juga ditulis menggunakan teks editor apapun yang memungkinkan isinya disimpan dalam teks biasa(Meski sebagian besar penulis HTML menganjurkan untuk menggunakan editor spesial yang memiliki syntax highligting dan menampilkan DOM). Nama tag bisa ditulis dengan huruf kecil atau huruf kapital. Akan tetapi, W3C (Konsorsium global yang mengurus standarisasi HTML) menganjurkan untuk menggunakan huruf kecil (dan XHTML mengharuskan menggunakan huruf kecil).
HTML menempelkan makna spesial terhadap apa saja yang diawali dengan tanda lebih kecil dari ("<") dan diakhiri dengan tanda lebih besar dari (">"). Markup tersebut disebut dengan tag. Pastikan untuk menutup tag, seperti halnya sebagian tag ditutup secara bawaan, dan yang lainnya mungkin menghasilkan error yang tidak diinginkan jika anda lupa menutup tag.
Berikut ini adalah contoh sederhananya:
<p>This is text within a paragraph.</p>
Dalam contoh di atas terdapat tag pembuka dan tag penutup. Tag penutup sama hanya dengan tag pembuka tapi memiliki tanda garis miring (forward slash /) sebelumnama tag atau sesudah tanda lebih kecil dari. Kebanyakan elemen-elemen HTML dituliskan menggunakan tag pembuka dan penutup. Tag pembuka dan penutup harus disarangkan secara benar, yaknik tag penutup harus dituliskan sebagai kebalikan dari tag pembuka. Hal ini merupakan suatu aturan yang harus dipatuhi untuk penulisan kode yang valid
Berikut ini adalah contoh kode yang valid:
<em>I <strong>really</strong> mean that</em>.
Dan berikut ini adalah contoh kode yang tidak valid:
Invalid: <em>I <strong>really</em> mean that</strong>.
Perhatikan bahwa dalam contoh yang valid, tag penutup yang bersarang dalam tag em ditempatkan sebelum tag yang menjadi tempat tag tersebut bersarang.
Sampai adopsi aturan parsing HTML5, browser tidak menerjemahkan kode yang tidak valid dengan cara yang sama dan menghasilkan hasil yang berbeda-beda ketika semuanya menangani kode tidak valid. Browser-browser telah "meminta maaf" kepada Penulis Web tapi sayangnya tidak semuanya dengan cara yang sama, yang menghasilkan hasil yang tidak dapat diprediksi jika terdapat kode HTMl yang tidak valid. Sekarang, seiring dengan evolusi browser, seperti Internet Explorer 10, Firefox 4, Opera 11.60, Chrome 18 atau Safari 5, mereka mengimplementasikan aturan parsing kode invalid terbaru. Kode yang tidak valid dihasilkan dalam hierarki DOM dalam  seluruh browser modern.
Sebagian elemen tidak memiliki konten atau elemen lainnya. Elemen-elemen tersebut adalah elemen kosong dan tidak membutuhkan tag penutup. Berikut contohnya:
<img src="smileyface.jpg">
Kebanyakan orang menuliskan markup elemen kosong ini dengan menambahkan garis miring (forward slash)(yang mana diperintahkan dalam XHTML).
<img src="smileyface.jpg" />
Dalam HTML, tanda slash ini tidak memiliki fungsi teknis dan penggunaan tanda ini murni pemilihan gaya penulisan kode.

AtributEdit

Tag pembukan dapat memiliki informasi tambahan, seperti halnya dalam contoh sebelumnya. Informasi tersebut disebut dengan atribut. Atribut biasanya terdiri dari 2 bagian:
  • Nama Atribut.
  • Nilai Atribut.
Sebagian kecil atribut hanya bisa menampung satu nilai. Atribut-atribut tersebut adalah atribut Boolean dan dapat disingkat dengan hanya menuliskan nama atribut atau membiarkan nilai atribut kosong. Ketiga contoh berikut memiliki arti yang sama:
<input required="required">

<input required="">

<input required>
Nilai atribut yang terdiri dari satu kata atau nomor dapat dituliskan langsung, tetapi jika terdari dari dua atau lebih maka harus dituliskan dalam tanda kutip. Baik tanda kutip satu (') atau dua (") diperbolehkan. Kebanyakan pengembang menganjurkan untuk selalu menggunakan tanda kutip agar kode yang ditulis tidak ambigu bagi mata dan untuk menghindari kesalahan-kesalahan. Berikut ini adalah contoh kesalahan:
<p class=foo bar> (Beware, this probably does not mean what you think it means.)
Dalam contoh ini, nilai atribut seharusnya ditulis "foo bar" namun karena dituliskan tanpa tanda kutip maka kode tersebut diterjemahkan seperti berikut :
<p class="foo" bar="">

Minggu, 11 Oktober 2015

Program penggajian karyawan pada visual basic



Membuat Program Penggajian Karyawan pada visual Basic



  *Listing Program*  :

     Dim total, lembur, gaji, pajak, tunjangan As Double

    Private Sub Command1_Click()
Text7.Text = 0.025 * Text3.Text
gaji = Text3.Text
tunjangan = Text5.Text
lembur = Text6.Text
pajak = Text7.Text
total = gaji + tunjangan + lembur - pajak
Text9.Text = total
End Sub

  Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

  Private Sub Option1_Click()
Text3.Text = 2000000
gaji = Text3.Text
End Sub


  Private Sub Option2_Click()
Text3.Text = 1750000
gaji = Text3.Text
End Sub

  Private Sub Option3_Click()
Text3.Text = 1500000
gaji = Text3.Text
End Sub

  Private Sub Option4_Click()
Text5.Text = 200000
tunjangan = Text5.Text
End Sub

  Private Sub Option5_Click()
Text5.Text = 150000
tunjangan = Text5.Text
End Sub

  Private Sub Option6_Click()
Text5.Text = 100000
tunjangan = Text5.Text
End Sub

  Private Sub Text8_Change()
Dim jl As Double
jl = Text8.Text
gaji = Text3.Text
lembur = jl * 1 / 173 * gaji
Text6.Text = lembur
End Sub